Tim penjualan beranggotakan 5 orang yang akhirnya mengingat setiap klien
Bagaimana tim beranggotakan lima orang mengganti empat alat yang tersebar dengan satu CRM yang mengingat apa yang sebenarnya diinginkan setiap klien — dan berhenti kehilangan tindak lanjut dalam kesenjangan antar manusia.
Setiap percakapan klien disimpan dalam satu rekaman
Panggilan, obrolan, dan email masuk ke halaman pelanggan yang sama secara otomatis — sehingga perwakilan tidak perlu mengingat alat apa yang digunakan untuk menjawab.
Tindak lanjut yang tidak tergelincir
Ketika klien meminta penawaran, sampel, atau panggilan balik, CRM menjaga janji tetap terlihat sampai janji itu ditepati. Tidak ada yang membusuk di buku catatan.
Dipersonalisasi secara default
Saat berikutnya perwakilan membuka klien, mereka melihat apa yang menjadi perhatian klien — SKU favorit, kebiasaan pembayaran, pemasok tempat mereka beralih, liburan yang akan mereka berangkatkan minggu lalu.
Serah terima yang memakan waktu dua menit
Ketika seorang perwakilan sakit, sampulnya membaca ringkasan singkat dari sepuluh percakapan terakhir dan masuk ke dalam panggilan dengan mengetahui ruangan tersebut.
CRM
Pelanggan sebagai objek kelas satu, bukan baris dalam spreadsheet.
Lihat modulnyaRingkasan Suara
Rekam sekali. Cari kata yang diucapkan selamanya.
Lihat modulnyaAI Ringkasan Obrolan
LINE percakapan menjadi buku besar yang bersih tentang apa yang sebenarnya telah disepakati.
Lihat modulnyaApakah perwakilan perlu mengubah cara kerjanya?
Tidak. Mereka melakukan panggilan, mengirim obrolan, dan membalas email dengan cara yang sama. CRM mendengarkan dan menulis rekaman untuk mereka.
Akankah alat obrolan tim yang ada tetap berfungsi?
Ya. LINE, email, dan telepon tetap pada tempatnya. CRM membaca apa yang sudah ada dan membawanya ke satu halaman pelanggan.
Bisakah seorang manajer melihat apa yang dijanjikan oleh setiap perwakilan?
Ya. Setiap janji memiliki tanggal, nama, dan asal percakapan — buka dalam satu ketukan.